Revolusi Digital Jungkirbalikkan Tatanan Bisnis

Terbaik: Sebagian dari 59 orang wisudawan S1 terbaik UKDW menanti giliran masuk ke tempat upacara wisuda, di kampus setempat, Sabtu (25/11).

Terbaik: Sebagian dari 59 orang wisudawan S1 terbaik UKDW menanti giliran masuk ke tempat upacara wisuda, di kampus setempat, Sabtu (25/11).

JOGJA – Terjadinya disruptive change di berbagai sektor kehidupan menjadi fenomena dunia yang paling banyak disorot saat ini. Tak pernah terbayangkan sebelumnya, revolusi digital telah berlangsung dengan sangat cepat dan menjungkirbalikkan tatanan bisnis yang telah mapan dan nyaman puluhan tahun. Perubahan itu bisa membawa pengaruh positif atau negatif pada masa depan profesi kita masing-masing.

Mal dan toko besar ritel digerogoti online shopping, taksi konvensional dan angkutan kota bersaing kett dengan ojek online, bank harus berpikir ulang terkait operasional kantor cabang dan profesi teller karena nasabah kini lebih memilih online banking dan sebagainya.

“Perubahan itu perlu dicermati dan diantisipasi sungguh-sungguh. Sikap terbuka, siap bekerjasama, tak mudah putus asa dan mau belajar mengembangkan diri merupakan sikap-sikap hidup yang penting untuk mengatasi gelombang tsunami perubahan itu,” ujar Rektor UKDW (Universitas Kristen Duta Wacana) Jogjakarta, Ir Henry Feriadi MSc PhD, di hadapan wisudawan periode November 2017, di kampus setempat, Sabtu (25/11).

Henry pun mengharapkan, wisudawan yang merupakan bagian dari generasi milenial mampu terus mengembangkan diri dan mengaplikasikan kemampuan yang dimiliki dalam berbagai bidang pekerjaan yang akan ditekuni. “Selembar ijasah dan transkrip akademik saja tidaklah menjamin diperolehnya pekerjaan yang diinginkan. Apalagi kesuksesan dalam waktu singkat,” tandasnya.

Untuk mencapai impian pekerjaan yang mapan dan kesuksesan hidup masih diperlukan proses pendidikan kehidupan yang lebih tinggi, lebih sulit dan jauh lebih lama dibandingkan waktu kuliah. “Inilah yang dinamakan pendidikan sepanjang hayat di kampus yang dinamakan Universitas Kehidupan,” tutur Henry sembari mengingatkan perihal nilai-nilai luhur ketaatan kepada Allah, berjalan dalam integritas, melakukan yang terbaik, dan melayani dunia.

Pada kesempatan itu UKDW mewisuda 256 orang lulusan, terdiri dari 133 orang lulusan program Sarjana (S1), 22 orang lulusan Magister (S2), dan satu orang lulusan Doktor (S3). Jumlah wisudawan program S1 dengan predikat kelulusan Dengan Pujian tercatat 59 orang. Wisudawan terbaik untuk S1, masing-masing Niko Satrio Nugroho dari Kedokteran dengan IPK 3,87; Karunia Dewi dari Desain Produk dengan IPK 3,86; Valentina Adinda Putri dari Kedokteran dengan IPK 3,84; serta Alan Darmasaputra dari Informatika dengan IPK 3,84. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan