Sebanyak 43 Mahasiswa Ikuti Catur Pomda di UAD

catur

JOGJA – Sebagai rangkaian Pomda (Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah) DIY, Bapomi (Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia) menunjuk UAD (Universitas Ahmad Dahlan) Jogjakarta sebagai tuan rumah untuk cabang olahraga catur.

“Ini untuk kali pertama UAD ditunjuk sebagai tuan rumah,” ujar Kabid Pengembangan dan Pengelolaan Kemahasiswaan UAD, Danang Sukantar, di sela kejuaraan catur Pomda DIY, di Kampus 4 UAD, Jogjakarta, Senin (3/12).

Untuk cabang olahraga catur Pomda DIY tahun ini, jelas Danang, diikuti 30 pecatur putera dan 13 puteri berasal dari 16 perguruan tinggi. “Termasuk tiga pecatur putera yang menjadi wakil UAD tahun ini,” paparnya lebih jauh.

Selain uang pembinaan dari UAD, para pecatur itu akan memperebutkan dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Masing-masing untuk putera dan puteri. “Ini sekaligus bisa mereka manfaatkan sebagai batu loncatan untuk meraih gelar master,” ungkap Aprida Agung MUr selaku Bidang Kerjasama Bapomi.

Karena itulah, imbuh Aprida, mahasiswa yang telah mengantongi gelar master tak lagi diperbolehkan mengikuti Pomda. “Dari pelaksanaan Pomda tahun-tahun sebelumnya, memang ada beberapa mahasiswa yang saat ini telah mampu meraih gelar master catur,” jelasnya kemudian.

Sebagai bagian dari Bapomi, ujar Wakil Rektor III UAD Abdul Fadlil, UAD memang siap ditunjuk sebagai tuan rumah Pomda DIY. “Tentu itu disesuaikan dengan fasilitas yang kami miliki. Dan catur menjadi salah satu cabang olahraga yang bisa kami laksanakan,” katanya.

Selaku tuan rumah, tentu UAD menargetkan agar tiga pecaturnya bisa merebut medali. “Tapi kami juga tahu diri. Selain baru kali pertama kami mengikuti cabang olahraga catur ini, kami juga belum mengetahui kekuatan lawan. Semoga saja mahasiswa kami bisa menang,” tutur Fadlil lebih jauh. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan