Sekber Tempat Uji Kompetensi

 IMG_20161216_114731
 Anggoro Rulianto/Jurnal Jogja
JOGJA – Direktur Jendral PAUD dan DIKMAS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Ir Harris Iskandar PhD meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Tempat Uji Kompetensi (TUK) Kota Jogjakarta, sekaligus melantik para pengurus TUK masa bakti 2016-2020, di Kantor Dinas Pendidikan Kota Jogjakarta, Kamis (15/12).
“Sepertinya Sekber Tempat Uji Kompetensi di Kota Jogjakarta ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Baru pertama ada di Indonesia,” ujar Harris.
Karenanya, ia sangat mengapresiasi inisiatif Dinas Pendidikan Kota Jogjakarta itu. “Saya mengharapkan kota dan kabupaten lain di Indonesia dapat mengikuti langkah yang telah dibuat oleh Kota Jogjakarta ini,” tuturnya kemudian.
Keberadaan Sekber antara lain untuk menjawab tantangan bangsa. “Tantangan yang dihadapi adalah Masyarakat Ekonomi Asean. Isu pekerja Tiongkok yang sudah berdatangan. Semua membikin kita khawatir. Tapi eksennya mana? Sekber ini merupakan salah satu eksen untuk menjawab kekhawatiran itu,” tegas Harris.
Tantang kita semua adalah kebodohan, kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan antara kaya dan miskin, desa dan kota. “Ini masalah yang menahun di negara kita. Sekali lagi Sekber ini sebuah respon yang perlu diapresiasi dan harus dikembangkan,” ujar Harris.
Plt Walikota Jogjakarta, Sulistyo SH CN Msi mengatakan, uji kompetensi ini merupakan inovasi luar biasa dalam menyambut globalisasi. “Sertifikat kompetensi ini dapat digunakan sebagai pengakuan, orang yang memegang sertifikasi ini punya kemampuan di bidangnya. Tidak hanya menunjukkan ijazah tetapi harus juga dilampiri uji kompetensi itu,” katanya.
Ia pun mengharapkan, dengan adanya sertifikat kompetensi ini tenaga kerja di Indonesia, khususnya kota Jogja atau DIJ bisa diserap di perusahan yang membutuhkan tenaga kita.
Harapan yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogjakarta, Drs Edy Heri Suasana. Keberadaan Sekber TUK diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam layanan berkaitan dengan informasi dan pencarian sertifikat kompetensi. “Sudah ada sebelas lembaga yang siap menjadi Tempat Uji Kompetensi,” papar Edy.
Masing-masing TUK Tata Busana-LKP Arimbi, TUK Bordir dan Sulam LPK Ar-rum, TUK Akupuntur dan Refleksi, Pekarya Kesehatan _LPK CD Betesdha, TUK Perhotelan Indonesa LPK Duta Persada, TUK Otomotif LKP IPTTI, TUK Tata Kecantikan Rambut dan Kulit dan Akuntansi LPK Magistra Utama, Tuk Teknisi Akutansi dan Komputer SMKN 1 Yogyakarta, TUK Otomotif SMKN 2 Yogyakarta, TUK Elektronika SMK Marsudi Luhur I Yogyakarta dan TUK Tata Boga SMKN Yogyakarta. (rul)
CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan