Sumberdaya Akademik Jadi Kekuatan USD

Rektor USD Johanes Eka Priyatma MSc PhD

Rektor USD Johanes Eka Priyatma MSc PhD

JOGJA – Berdasarkan surat keputusan BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi) pada akhir 2016, USD (Universitas Sanata Dharma) Jogjakarta memperoleh skor AIPT (Akreditas Institusi Perguruan tinggi) ‘A’ dengan nilai 373 dan menjadi salah satu dari hanya 65 perguruan tinggi dengan skor akreditasi ‘A’.

USD mengaku bangga karena saat ini ada sekitar 4.500 perguruan tinggi di Indonesia. Skor 373 itu pun merupakan skor akreditasi institusi tertinggi ke-3 di Indonesia. “Sumberdaya akademik memang menjadi salah satu kekuatan USD,” ujar Rektor USD Johanes Eka Priyatma MSc PhD, pada puncak peringatan dies natalis ke-62 universitas tersebut, di kampus setempat, Jumat (15/12).

Saat ini, lanjut Eka, USD memiliki 393 dosen dan 30 persen di antaranya sudah berpendidikan doktor dan sisanya berpendidikan magister. Sebagian besar dosen pun berada dalam usia karir produktif karena 35 persen lebih berada dalam rentang usia 41-50 tahun.

Hal lain yang menjanjikan, saat ini ada 41 dosen sedang menempuh studi lanjut S3 di berbagai universitas di dalam maupun di luar negeri. “Untuk memenuhi kecukupan dosen, USD terus melakukan rekrutmen dosen baru. Terutama untuk memenuhi kebutuhan dosen pada program studi baru dan pada beberapa program studi lain sebagai bagian dari proses regenerasi,” papar Eka kemudian.

Jumlah judul penelitian internal USD pada 2017 mengalami peningkatan 15,50 persen dibandingkan capaian 2015 dan 32,22 persen dari capaian 2016. “Peningkatan jumlah judul tersebut justru diikuti penurunan jumlah dana yang tersedia,” tutur Eka.

Untuk penelitian eksternal, hibah Dikti dan Kopertis, jumlah judulnya mengalami penurunan 11,11 persen dibandingkan capaian 2015 dan 9,09 persen dari capaian 2016. Tapi jumlah dana yang terserap mengalami peningkatan 13,97 persen dibandingkan dana hibah 2015 dan 22,95 dari dana hibah 2016.

“Secara keseluruhan, kinerja penelitian USD pada 2017 dari segi jumlah judul yang dihasilkan maupun jumlah dana yang terserap mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan kinerja penelitin USD pada 2015 dan 2016,” jelas Eka dalam laporan tahunannya.

Pada puncak peringatan dies natalis ke-62 yang digelar di auditorium kampus setempat, itu disampaikan pula pidato ilmiah Krisis Psikologi dan Psikologi Kritis: Menakar Konteks dalam Memahami Subyektivitas oleh dosen Psikologi USD Dr Yohanes Babtista Cahya Widiyanto MSi. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan