Telkom Dukung Dana Gerai Ritel LEU Mart

leu mart
JOGJA – Sebagai salah satu langkah memberdayakan dan menumbuhkan ekonomi masyarakat, PT Telkom Indonesia Wilayah DIY melalui dana CSR-nya siap mendukung pendanaan berdirinya gerai ritel program kemandirian ekonomi umat dan kemitraan LEU (Lembaga Ekonomi Umat) Mart. “Silakan nanti pelaku bisnis ritel berhubungan dengan kami kalau ada kendala pendanaan,” ujar GM PT Telkom Indonesia Wilayah DIY, Firmansyah, saat menerima Tim Sosialisasi LEU Mart, di kantor Telkom Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Seluruh lapisan masyarakat, lanjut Firmansyah, bisa mengakses dana sesuai ketentuan yang ada. “Ketentuannya bagaimana, silakan bisa berhubungan langsung di kantor Telkom bagian CSR. Persyaratan mudah. Nggak memberatkan. Salah satunya kayaknya harus memiliki usaha yang berjalan.”

Jumlah pendaftar gerai ritel LEU Mart di wilayah DIY dan sekitarnya saat ini sudah mencapai 150 lebih. Gerai ritel tersebut menurut rencana akan diluncurkan pada September 2018 mendatang. “Kami akan mendorong produk-produk UKM bisa terdistribusikan secara benar dan termanajemen dengan baik dalam kemitraan dengan LEU Mart,” kata Tim Sosialisasi LEU Mart Yogyakarta, Ariyanto.

LEU Mart, imbuh Ariyanto, tak sekadar memasarkan produk-produk UKM tapi lebih dari itu melakukan pendampingan dan pemberdayaan terhadap UKM. “Dari perspektif itulah kami ingin penyerapan tenaga kerja lebih progresif di sektor ritel dan akan meningkat pesat. Inilah misi sekaligus solusi bagi kesenjangan sosial bagi bangsa ini,” katanya.

Dijelaskan pula, keunggulan LEU Mart dapat bernegoisiasi secara langsung dengan para prinsipal, seperti Mayora, Orang Tua, Garuda Food, Indofood, Unilever, Wings, Central Pertiwi Bahari/Fiesta, dan lain-lain. Pun, didukung penuh oleh PT Pos Logistik, Infomedia Telkom, Telkom Sigma dan BNI Syariah sebagai mitra kerja. “Hal ini menjadikan LEU Mart mampu menghadirkan beragam produk dengan harga kompetitif,” papar Ariyanto.

LEU Mart merupakan ritel konsinyasi modern pertama di Indonesia. Keberadaan LEU Mart bisa membantu pengembangan dan pembangunan ekonomi masyarakat di beberapa pondok pesantren, koperasi, maupun lembaga ekonomi lainnya. “LEU Mart merupakan salah satu bukti, sektor riil syariah di Indonesia bisa dikembangkan, selain sektor moneter yang ada selama ini. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk menjadi pedagang dan saudagar yang berkualitas sekaligus mengimplementasikan ekonomi syariah di sektor riil,” tandas Ariyanto. (yul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan