Telkomsel Jamin Nyaman Komunikasi Saat Nataru

Hersetyo Pramono (kanan) dan Warjito (tengah).

Hersetyo Pramono (kanan) dan Warjito (tengah).

JOGJA – Sekitar 20 juta pelanggan Telkomsel di Jateng-DIY tak perlu khawatir untuk berkomunikasi saat libur Nataru (Natal dan Tahun Baru). Provider tersebut telah melakukan berbagai rekayasa teknis guna menjamin kenyamanan pelanggan berkomunikasi pada masa liburan itu. Kenyamanan juga diperuntukkan bagi wisatawan yang kemungkinan akan melancong ke Jateng-DIY selama libur Nataru.

“Kami telah meningkatkan kualitas dan menambah kapasitas jaringan agar tetap prima sehingga pelanggan selalu nyaman berkomunikasi selama menikmati waktu liburannya. Bahkan pada kondisi trafik paling padat sekalipun,” ujar GM ICT Operation Region Jateng & DIY Telkomsel, Hersetyo Pramono, di Jogjakarta, Selasa (18/12) malam.

Provider tersebut mengerahkan 27 unit Combat (compact mobile base station) atau mobile BTS di titik-titik dengan trafik komunikasi terpadat. Secara khusus, membangun 776 BTS (base transceiver station) multi-band LTE (Long Term Evolution) baru dengan menyiapkan kapasitas bandwidth hingga 4,2 Tbps di seluruh Indonesia guna menghadirkan layanan yang berkualitas dengan kapasitas memadai.

Optimalisasi jaringan dilakukan di 63 titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian publik, seperti alun-alun, objek wisata, stasiun, terminal, ruas jalan tol, mal, dan pusat perbelanjaan. “Kami juga telah mengantisipasi kenaikan trafik data dan pengamanan jaringan di lokasi infrastruktur baru seperti jalur tol dan bandara yang sudah beroperasi,” jelas Pramono kemudian.

Ada tiga lokasi yang menjadi prioritas utama pengamanan jaringan di wilayah Jateng dan DIY. Masing-masing Jalan Malioboro Jogjakarta, Simpang Lima Semarang, dan Jalan Slamet Riyadi Surakarta. Termasuk mengoptimalkan jaringan 4G untuk mengantisipasi lonjakan trafik data di enam titik khusus mal dan pusat perbelanjaan, masing-masing satu di Magelang, Jogjakarta, Pekalongan, Tegal, dan dua di Purwokerto.

Menghadapi Nataru, Telkomsel pun membentuk tim task force terdiri dari tim ICT dan Sales untuk melakukan sampling tes pelayanan di posko NaRu dan drive test di wilayah yang diprediksi menjadi pusat keramaian. Khusus untuk Malioboro Jogjakarta, mereka menambahkan teknologi radio massive MiMo.

“Teknologi tersebut untuk meng-handle super crowd yang diprediksi akan terjadi saat malam pergantian tahun sehingga penggunaan layanan data yang biasanya dimanfaatkan untuk mengunggah foto atau video pada aktivitas pergantian tahun itu kami jamin kelancarannya,” tandas Pramono.

Telkomsel memperkirakan ada peningkatan 36,66 persen trafik layanan data di bandingkan hari biasa, pada puncak periode Nataru kali ini. “Kenaikan trafik layanan data itu akan didominasi oleh trafik layanan video sebesar dua puluh persen,” ungkap Manager Market & Customer Development Jateng & DIY Telkomsel, Warjito.

Terbalik dengan layanan data, trafik layanan SMS diprediksi turun sekitar tiga persen. Pun trafik layanan suara diperkirakan cenderung menurun tipis, sekitar 0,3 persen dibandingkan hari biasa. “Hal itu karena adanya kenaikan penggunaan data untuk service OTT, on top technology seperti WhatsApp, LINE, dan lain-lain,” tutur Warjito. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan