Terbuka 356 Formasi CPNS Kota Jogja

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi

JOGJA – Berdasarkan keputusan Kementerian PAN-RB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) serta Walikota Yogyakarta, terbuka pendaftaran bagi 356 CPNS (calon pegawai negeri sipil) di lingkup pemkot (pemerintah kota) Jogjakarta. Pendaftaran secara online terbuka sampai dengan 10 Oktober 2018.

Sejumlah formasi tersebut, tiga formasi khusus untuk disabilitas, tiga formasi bagi eks Honorer K2, dan 350 formasi umum. “Karena pendaftarannya melalui online, verifikasi dilakukan oleh mesin maka para pendaftar harus hati-hati ketika memasukkan data. Jangan sampai keliru jika tak ingin ditolak oleh sistem komputer yang telah diprogram,” pesan Wakil Walikota Jogjakarta, Heroe Poerwadi, di balaikota setempat, Kamis (27/9).

Tiga formasi untuk disabilitas, masing-masing satu untuk Guru SD, Perekam Medis, dan Pustakawan. Disabilitas dalam kaitan ini, calon pelamar yang mengalami keterbatasan fisik, kerusakan pada fungsi gerak akibat kecelakaan atau pembawaan sejak lahir dan masih mampu melaksanakan tugas jabatannya sehari-hari. “Tidak termasuk dalam kriteria tersebut, tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, dan tuna grahita,” tegas Heroe.

Sedangkan 350 formasi umum, meliputi 111 Guru, 152 Tenaga Kesehatan, dan 87 Tenaga Teknis. Secara lebih rinci untuk formasi guru, masing-masing 74 Guru SD dan 37 Guru SMP. Tenaga Kesehatan, masing-masing 12 dokter spesialis, 50 dokter ahli pertama, 6 dokter gigi ahli pertama, 17 apoteker ahli pertama, 19 bidan terampil, 21 aisten apoteker terampil, dan 27 perekam medis terampil. Tenaga Teknis, masing-masing 54 Fungsional dan 33 Pelaksana.

Pendaftaran secara online ke alamat website Portal SSCN 2018: https://sscn.bkn.go.id dengan setiap pendaftar berhak melamar hanya di satu instansi/daerah untuk satu pilihan nama jabatan dalam satu jenis formasi jabatan pada satu periode pendaftaran.

Usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar. IPK (indeks prestasi kumulatif) 2,85 atau nilai rata-rata STTB Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP)/Sekolah Peternakan Menengah Atas (SNAKMA)/SMK Peternakan/Kesehatan Hewan minimal 8,00.

Seleksi meliputi seleksi administrasi, kompetensi dasar, dan kompetensi bidang. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dilaksanakan di Grha Wana Bhakti Yasa Yogyakarta Jalan Kenari No 14 Umbulharjo, Yogyakarta, DIY. √úntuk Seleksi Kompetensi Bidang akan diumumkan lebih lanjut,” papar Heroe.

Seleksi CPNS tersebut dilaksanakan secara online dan pelamar tidak dibatasi asal daerah, tidak dipungut biaya, dan kelulusan pelamar merupakan prestasi serta hasil kerja peserta itu sendiri. “Artinya, jangan percaya jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Dipastikan itu tindak penipuan,” tandas Heroe. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan