Tim Taekwondo UAD Siap Raup Prestasi Internasional

taekwondo uad

JOGJA – Tim taekwondo UAD kembali meraih prestasi gemilang. Bersaing dengan para atlet dan dojang yang lebih berpengalaman, mereka mampu meraih hasil terbaik. Tim yang menjadi bagian dari unit kegiatan mahasiswa itu kini siap bersaing dan meraup prestasi internasional.

“Setelah terbukti menjadi yang terbaik di tingkat nasional, UAD siap terjun ke kejuaraan tingkat internasional. Paling tidak di level ASEAN. Kampus akan terus melakukan pembinaan dan memberikan dukungan penuh,” ujar Pembina UKM Taekwondo UAD (Universitas Ahmad dahlan) Jogjakarta, Dr Hadi Suyono MPsi, di kampus setempat, Jumat (11/1) petang.

Prestasi terakhir yang berhasil ditorehkan tim taekwondo UAD, berhasil membawa pulang 11 medali emas dalam Makzom Cup Taekwondo Championship 2018 Jakarta pada 22-23 Desember 2018 lalu. Medali itu semakin menambah deretan prestasi mereka pada 2018 dengan total 53 medali di tiga kejuaraan selama setahun.

Mengirimkan 21 atlet, UAD turun di cabang Kyorugi dan Pomsae untuk setiap nomor yang dilombakan. Mereka bersaing dengan lebih dari 1.000 atlet dari berbagai dojang dan kampus dari sejumlah kota di Indonesia.

“Sebelas emas berkah luar biasa karena dalam pertandingan itu seperti masuk kandang macan. Para kompetitor merupakan atlet-atlet dari dojang dan klub yang menghasilkan atlet internasional. Pelatih sampai harus bolak-balik ke kamar mandi karena grogi,” ujar Hadi.

Selain 11 medali emas, tim UAD juga meraih dua medali perak dan delapan perunggu. Dua dari 21 atlet yang ikut dalam ajang kali ini, Miky Dedi mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Laela Ari mahasiswi Ilmu Komunikasi, merupakan langganan medali emas dalam tiga kejuaraan selama 2018.

Hadi menambahkan, mahasiswa yang berhasil membawa nama baik kampus nantinya akan mendapatkan piagam penghargaan yang bisa dicantumkan dalam SKPI (Sertifikat Keterangan Pendamping Ijazah) yang dapat dimanfaatkan saat mereka terjun ke dunia kerja.

“Keberhasilan atlet ini karena manajemen UKM yang bagus dan pelatih terbaik, serta bantuan dari alumni maupun dukungan dari pihak kampus,” ungkap Hadi yang juga dosen Fakultas Psikologi UAD itu.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UAD, Dr Abdul Fadlil mengungkapkan, iklim pembinaan perlu terus dibangun. Dengan demikian minat mahasiswa untuk masuk UKM bisa semakin meningkat. Prestasi akademik juga perlu dijaga agar mahasiswa tetap bisa membagi waktu sebaik-baiknya sehingga mahasiswa memiliki hard skill dan soft skill,” paparnya.

Fadlil pun menyebutkan, UAD memiliki kebijakan agar eksistensi UKM terus berkualitas. Antara lain, melalui program beasiswa untuk mahasiswa dari jalur prestasi sains dan olahraga. “Yang berminat masuk ke UAD bisa melalui jalur prestasi olahraga,” tandasnya. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan