UAD Luluskan Mahasiswa Berprestasi Dunia

 IMG_20161112_183344
 Anggoro Rulianto/Jurnal Jogja
JOGJA – Wisuda perode November 2016, UAD (Universitas Ahmad Dahlan) Jogjakarta meluluskan 936 wisudawan. Pada acara yang dilangsungkan di JEC (Jogja Expo Center), Sabtu (12/11), itu UAD juga mencatat prestasi cukup membanggakan.
Selain rata-rata IPK (Indeks Prestsi Kumulatif) meningkat dibandingkan periode wisuda sebelumnya, salah seorang wisudawannya, Muhammad Iqwan Sanjani, juga mempu menorehkan prestasi tingkat dunia. “Kebetulan, mahasiswa dimaksud juga merupakan wisudawan peraih peringkat ketiga IPK tertinggi,” ungkap Rektor UAD, Dr Kasiyarno MHum, dengan bangga.
Selain mampu membukukan prestasi menarik, Iqwan dari Program Studi PBI (Pendidikan Bahasa Inggris) itu mengaku gemar menulis ilmiah. Salah satu tulisannya pernah dimuat di dalam jurnal internasional ‘People: International Journal of Social Science’, dengan topik utama ‘Critical Discourse Analysis’.
“Pada jurnal tersebut saya menganalisa, apakah terdapat muatan agama yang condong ke agama tertentu dalam buku pelajaran atau textbook bahasa Inggris yang diterbitkan oleh pemerintah. Tulisan yang sama juga saya presentasikan dalam sebuah konferensi internasional di Malaysia,” ujar Iqwan.
Beberapa prestasi internasional yang pernah ia raih, antara lain juara pertama ‘Global Youth Entrepreneurship Summit Case Competition 2015’ di NUS Singapura, presentasi karya ilmiah pada ‘International Conference on Education Teaching and Learning’ Malaysia 2016, serta beberapa presentasi karya ilmiah di berbagai forum internasional seperti di Jepang.
Sebanyak 936 wisudawan, berasal dari 30 prodi S1 dengan rata-rata IPK 3,35 atau naik 0,02 dari periode wisuda sebelumnya. Termasuk dari jumlah wisudawan tersebut, lulusan dari enam prodi S2. Hingga saat ini program Pascasarjana UAD telah mewisuda 933 orang lulusan. Dengan demikian jumlah alumni UAD sampai saat ini tercatat 38.828 orang.
Wisudawan S1 dengan kelulusan tercepat dengan masa studi 3 tahun 6 bulan 11 hari diraih wisudawan asal prodi Ilmu Hukum, Fahmi Arif dengan IPK 3,95 sekaligus lulusan dengan IPK tertinggi. Wisudawan termuda Anggun Supraba Dewi adal prodi Farmasi dengan IPK 3,28 yang lulus pada usia 20 tahun 9 bulan 29 hari. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan