UAD Perkuat Kerjasama di Thailand

IMG_20170903_184004
JOGJA – Thailand merupakan salah satu negara yang paling banyak memiliki kerjasama dengan UAD (Universitas Ahmad Dahlan) Jogjakarta. Tak hanya kerjasama dengan universitas tetapi juga dengan sekolah-sekolah. Bahkan UAD sudah cukup dikenal di Konsulat Jenderal RI di Songkhla.
Pada 15-17 Agustus 2017 lalu, UAD bersama beberapa universitas lain berpatisipasi dalam ‘Pameran Pendidikan Indonesia’ yang diselenggarakan oleh Prince of Songkhla University Thailand dalam acara PSU Week. “Keikutsertaan UAD atas sponsor dari KJRI di Songkhla,” tutur Kepala KUI (Kantor Urusan Internasional) UAD, Ida Puspita MARes, di kampus setempat, Selasa (22/8).
Bersama staf KUI, Ruslinah SPd MHum, mereka mempromosikan UAD kepada para pengunjung pameran melalui program-program yang ditawarkan kepada mahasisiwa asing serta jalur beasiswa Muhammadiyah bekerjasama dengan pemerintah Thailand Selatan dan organisasi muslim di sana.
“Pengunjung adalah siswa SMA, SMP, guru sekolah, dan pejabat setempat. Kunjungan di booth UAD sangat ramai sehingga dalam setengah hari saja brosur dan pamflet berbahasa Thailand yang kami bawa langsung habis,” ujar Ida kemudian.
UAD juga sempat diundang makan malam oleh KJRI di Songhkla serta berkunjung ke sekolah-sekolah mitra UAD di Thailand. Antara lain Sangkhom Islam Wittaya School, Pathithan Foundation, Arroyyan Pittayanusron School, Anuban Muslim Krabi, dan Darul Mujahidin Padang Besar.
Di sekolah-sekolah itu nama UAD sudah sangat populer karena ikatan kerjasama dan sejarah yang sudah cukup lama sejak 2013 melalui program-program KKN internasional, alumni UAD mengajar di Thailand, serta program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing kerjasama antara UAD dengan Kemendikbud selama empat bulan.
Untuk program KKN internasional, UAD sudah mengirim setiap tahun sejak 2013 ke Thailand. Untuk program alumni mengajar, UAD telah mengirim lebih dari 50 alumni sejak 2013 ke lebih dari 20 sekolah mitra di Thailand selama 1 – 3 tahun.
“Tahun ini UAD menerima permintaan alumni mengajar terbanyak sejak empat tahun program tersebut berlangsung. Lebih¬†¬†dari tiga puluh alumni dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Inggris, dan Sastra Arab yang dikirim untuk mengajar di delapanbelas sekolah mitra UAD di Thailand,” papar Ida. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan