uberMOTOR Rambah Jalanan Jogja

IMG_20161217_195140
Anggoro Rulianto/Jurnal Jogja
John Colombo saat memberikan penjelasan.
JOGJA- Mengklaim bukan mengedepankan layanan transporasi melainkan mengembangan layanan aplikasi, uberMOTOR kini telah merambah jalanan kota Jogjakarta. Kehadiran sarana transportasi berbasis aplikasi ini tentu akan semakin meramaikan persaingan ‘ojek’ sepeda motor yang telah hadir sebelumnya. Meski masyarakat makin memiliki banyak pilihan.
“Kami sangat senang bisa hadir di Jogja, memberi pilihan mobilitas yang menunjang geliat kreativitas dan pertumbuhan kota yang dinamis ini,” ¬†ujar salah seorang manajer uberMOTOR, John Colombo, kepada warawan, di Jogjakara, beberapa waktu lalu.
Dengan kehadiran uberMOTOR di Jogjakarta, imbuh Colombo, warga kini dapat menekan satu tombol dan mendapatkan perjalanan dengan sepeda motor dalam hitungan menit. Sebagai perbandingan, waktu perkiraan tiba dari mulai pelanggan memesan dan layanan datang, untuk di Jakara lebih kurang enam menit. Bali 5,2 menit, serta Surabaya dan Bandung empat menit.
Jasa pengantaran menggunakan sepeda motor itu juga mengklaim biaya yang mereka tawarkan sangat terjangkau. Biaya minimum per perjalanan sebesar Rp 5.000, sedangkan biaya per kilometer Rp 1.800. Untuk biaya pembatalan, setelah lima menit, pemesan akan dikenai Rp 5.000.
“Kami juga menjadikan setiap transaksi perjalanan lebih mudah dengan metode pembayaran tunai, kartu kredit, dan debit. Penumpang dapat melihat perkiraan biaya perjalanan di muka dan di akhir setiap perjalanan. Penumpang langsung melihat tanda terima pembayaran yang merinci biaya perjalanan, menjadikan proses mengelola keuangan atau penggantian biaya ke tempat kerja lebih mudah dan transparan,” papar Colombo.
Melalui kemajuan teknologi, Uber juga mengklaim mampu menghadirkan aplikasi yang fokus pada keselamatan penumpang dan pengemudi untuk setiap perjalanan. “Ada transparansi identitas penjemput, selalu terkoneksi dengan GPS dan peta, tersedia fitur untuk membagikan status perjalanan, tanggapan dan rating bintang setelah setiap perjalanan, serta layanan keluhan dua puluh empat jam dalam tujuh hari,” tandas Colombo.
Salah seorang mahasiswa PTS di Jogja, Vinsya mengaku, sangat terbantu dengan hadirnya uberMOTOR. “Tak usah harus berkutat dengan kemacetan yang kini telah mulai dirasakan di Jogja, biayanya murah, aplikasinya juga tidak ribet,” katanya.
Sedangkan salah seorg pengemudi, Eko, yang sehari-hari bekerja ‘part-time’ di sebuah toko menyatakan, sangat senang karena bisa mengisi kekosongan waktu sekaligus bisa memperoleh tambahan penghasilan bagi keluarga. “Tentu ini membuka peluang untk memperoleh tambahan penghasilan bagi siapa saja,” tegasnya. (rul)

 

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan