UMKM Pendukung Utama Perekonomian Asean

Seminar dan Coaching Clinic Peningkatan Daya Saing UMKM Indonesia untuk Menembus Pasar Asean, di Fakultas Ekonomi UII Jogjakarta, beberapa waktu lalu.

UMKM: Seminar dan Coaching Clinic Peningkatan Daya Saing UMKM Indonesia untuk Menembus Pasar Asean, di Fakultas Ekonomi UII Jogjakarta, beberapa waktu lalu.

JOGJA – Perutusan Tetap RI Asean bekerjasama dengan UII (Universitas Islam Indonesia) Jogjakarta menyelenggarakan seminar dan coaching clinic Peningkatan Daya Saing UMKM Indonesia untuk Menembus Pasar Asean, di Auditorium Utama Fakultas Ekonomi UII Jogjakarta. Dibuka Rektor UII Nandang Sutrisno PhD, hadir pula Pelaksana Tugas Wakil Tetap RI untuk Asean, Chilman Arisman, menyampaikan sambutan kunci.

Tampil sebagai narasumber dalam seminar staf ahli Menlu Bidang Diplomasi Ekonomi Ridwan Hassan, Direktur Perundingan Asean Kemendag Donna Gultom, anggota Tim Pokja KEIN/Anggota Tim Reformasi Birokrasi Kemenkop dan UKM Pariaman Sinaga, serta pakar pengembangan UMKM Jaka Sriyana dari FE UII.

Stabillitas dan perdamaian Asean selama 50 tahun menjadi modal utama bagi pertumbuhan ekonomi. UMKM telah menjadi tulang punggung perekonomian Asean dengan sumbangan sekitar 90 persen dari total perekonomian Asean, dengan jumlah 115 startup digital di tahun 2017. “Wajar jika dikatakan UMKM menjadi katalis perekonomian Asean,” ujar Chilman.

Pengamat dan pakar UMKM FE UII Dr Jaka Sriyana SE MSi memaparkan strategi peningkatan daya saing UMKM melalui inovasi produk dan peningkatan kualitas agar mampu menembus pasar ekspor baru. “Dukungan pemerintah menjadi salah satu faktor kunci, khususnya terkait kegiatan promosi untuk membantu membuka dan memperluas pasar melalui perjanjian G to G. Bisa diujudkan dengan mengembangkan mental wirausaha melalui berbagai sinergi pemerintah dan BUMN dengan berbagai perguruan tinggi.”

Seminar dilanjutkan coaching clinic juga menghadirkan narasumber dan wakil dari perbankan guna menjelaskan tatacara teknis, prosedur dan syarat mengekspor produk ke negara-negara Asean, serta pengajuan pinjaman modal bagi para pelaku UMKM. Kegiatan inisiatif PTRI Asean dan UII Jogjakarta itu untuk mendorong penyebaran informasi dan diharapkan dapat memberikan nilai tambah langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Jogjakarta dan sekitarnya. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan