UNY Targetkan Lima Besar Pimnas 2018

Sutrisna Wibawa (kanan) dan Sumaryanto

Sutrisna Wibawa (kanan) dan Sumaryanto

JOGJA – Bertindak sebagai tuan rumah Pimnas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) Ke-31 tahun 2018, UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) menargetkan masuk lima besar. Diikuti 1.523 mahasiswa dari 136 perguruan tinggi, Pimnas yang berlangsung dari 28 Agustus sampai 2 September 2018 itu akan mempertandingkan 440 judul produk kreasi ilmiah PKM (Program Kreativitas Mahasiswa).

“Sebagai tuan rumah, kami menargetkan masuk lima besar. Pada Pimnas tahun lalu, kami masuk sepuluh besar. Jadi, target itu cukup realistis,” ujar Rektor UNY, Prof Dr Sutrisna Wibawa MPd, kepada wartawan, di kampus setempat, Senin (27/8), berkaitan dengan penyelenggaraan Pimnas Ke-31 2018, di UNY.

Pada Pimnas tahun ini UNY meloloskan 15 judul karya ilmiah. Sebanyak enam judul dari PKM Kewirausahaan, tiga judul PKM Penelitian Eksakta, masing-masing dua judul PKM Penelitian Sosial Humaniora dan PKM Karsa Cipta, serta masing-masing satu judul PKM Penerapan Teknologi dan PKM Gagasan Tertulis.

“Dari lima belas judul itu, kami optimis mampu meraih dua belas medali emas. Apalagi, jumlah kreasi ilmiah tentang kewirausahaan yang diusung UNY merupakan yang terbanyak dibandingkan perguruan tinggi lain,” ujar Sutrisna seraya mengemukakan, dari 700 judul yang didaftarkan, hanya 15 judul yang kemudian dinyatakan lolos atau layak diperlombakan di Pimnas tahun ini.

Berlangsung seminggu penuh, Pimnas ke-31 akan dibuka langsung Menristekdikti (Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi) pada Kamis (20/8). “Kita sebagai tuan rumah sudah menyiapkan dua puluh dua ruang kelas yang bisa dipakai seluruh peserta untuk mempresentasikan karya ilmiahnya,” tutur Sutrisna.

Penanggungjawab Pimnas Ke-31 yang sekaligus Wakil Rektor III UNY Prof Dr Sumaryanto MKes menjelaskan, Pimnas yang merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Ditjen Belmawa (Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan) Kemenristekdikti itu secara khusus bertujuan menciptakan iklim ilmiah yang diharapkan mampu menghasilkan mahasiswa kreatif, unggul, inovatif, dan mandiri. “Kami berharap siapa pun pemenangnya, karya ilmiah mereka mampu memberikan sumbangsih bagi Indonesia,” katanya. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan