UPN Mewisuda Anak Sopir Truk Pasir

Ruby Stanu Wijaya

Ruby Stanu Wijaya

SLEMAN – UPN ‘Veteran’ Yogyakarta kembali menggelar upacara wisuda program Diploma, Sarjana, dan Magister pada periode ke-2 tahun akademik 2018/2019, di Auditorium kampus setempat, Sabtu (12/1).

“Kepada wisudawan hendaknya senantiasa melakukan kontak dan menjalin silaturahmi dengan almamater. Semoga ilmu yang didapat dapat bermanfaat untuk membangun bangsa dan negara,” pesan Rektor UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, Dr Irhas Effendi.

Wisuda menjadi sedikit tidak biasa ketika ada kisah yang mirip dengan serial televisi Si Doel Anak Sekolahan. Pemuda asal Indramayu, Jawa Barat, Ruby Stanu Wijaya merupakan anak sopir truk pasir dengan latar belakang ekonomi kurang mampu. Meski demikian, tak menghalangi cita-citanya meneruskan ke bangku kuliah. “Orangtua sempat khawatir masalah biaya. Apalagi saya kuliah di luar kota,” katanya.

Beruntung, Ruby menjadi salah satu penerima bantuan program Bidikmisi dari pemerintah. Berbekal beasiswa tersebut, pemuda kelahiran Indramayu, 6 Desember 1995 itu tercatat sebagai mahasiswa program studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Ruby merupakan satu-satunya anak di keluarga yang berhasil menjadi mahasiswa. Kedua orangtuanya tidak lulus Sekolah Dasar, dan dua kakaknya hanya dapat menyelesaikan pendidikan sampai SMA. “Keluarga besar juga tidak pernah ada yang bisa kuliah. Jadi, saya satu-satunya anak yang bisa kuliah.”

Pada tahun akademik 2018/2019 ini, UPN ‘Veteran’ Yogyakarta mewisuda 664 wisudawan. Terdiri dari enam wisudawan Diploma, 632 Sarjana, dan 26 Magister. Sebanyak 132 wisudawan berhasil lulus dengan predikat cumlaude.

Predikat cumlaude dari program Sarjana sebanyak 127 wisudawan dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) tertinggi yaitu 3,92 diraih oleh Christin Natalin Naibaho, dari program studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Lima wisudawan program Magister berhasil lulus dengan predikat cumlaude, dengan IPK tertinggi 3,92 diraih Deny Loka Satria berasal dari Magister Manajemen. Dan sebanyak 10 wisudawan yang mendapatkan penghargaan Karya Cendekia, masing-masing Karel Lutan Warda dari Teknik Pertambangan, Zaenuri Umam (Teknik Geologi), Naufal Zuhdi Mahmuda (Teknik Geofisika).

Berikutnya, Aida Nafisah (Akuntansi), Dwi Yunianti (Agroteknologi), IK Gery Devara (Teknik Kimia), Debby Gybson Putri Deri Desya Rampeng (Teknik Informatika), Lilin Kusuma Wardani (Agribisnis), Adrian Kurnianto (Teknik Lingkungan), dan Fitria Wahyu Adika (Teknik Industri). (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan