USD Cerdaskan Masyarakat Informasional

IMG_20160926_125240
Rektor USD Eka Prijatma (paling kanan) ikut bergembira mengikuti lomba memancing menandai dies natalis ke-61 kampus tersebut.
JOGJA – Tekonologi maju membawa banyak perubahan positif, memang. Di sisi lain, banyak persoalan pula yang dihasilkan. USD (Universitas Sanata Dharma) Jogjakarta melihat kondisi itu sebagai tantangan. Melalui titik tumpu dies natalis ke-61, USD ingin membangun masyarakat informasional yang cerdas.
“Sesuai tema dies tahun ini ‘Cerdas Humanis Di Era Digital’, kami ingin masyarakat bisa memanfaatkan teknologi maju secara optimal sekaligus menyadari risiko yang mengikutinya. Tentu dalam koridor tugas kami, sesuai tri-dharma perguruan tinggi,” ujar Rektor USD, Johannes Eka Prijatma PhD, di sela mengikuti berbagai kegiatan bersama segenap keluarga dosen dan karyawan, serta mahasiswa, di kampus setempat, Minggu (25/9), sekaligus menandai dimulainya serangkaian acara dies ke-61 USD.
Pada hari itu, segenap keluarga dosen dan karyawan USD yang berjumlah lebih kurang 750-an orang memang tampak bergembira ria bersama di kampus USD di Paingan, Sleman. Ketika anak-anak mereka mengikuti lomba mewarnai, menggambar, dan menulis cerpen, anggota keluarga yang lain pun tak kalah gembira mengikuti lomba memancing di kolam yang ada di kampus itu.
Sambil saling sapa, mengenal satu sama lain, duduk bersama, sejumlah keluarga dosen dan karyawan pun dengan sabar mengikuti pembagian doorprize yang telah disediakan panitia. “Hari ini memang khusus untuk acara internal bagi keluarga dosen, karyawan, dan beberapa mahasiswa, guna lebih mengakrabkan satu sama lain,” jelas Eka.
Tahun ini, lanjut Eka, USD terus mendorong penelitian, studi dosen guna membangun masyarakat informasional. “Kami juga meluncurkan hibah pembelajaran berbasis teknologi informasi bagi dosen yang sebelumnya mengajukan proposal. Hibah internal ini senilai tiga jutaan rupiah,” jelasnya kemudian.
Pada puncak acara, 17 Desember mendatang, pidato ilmiah juga akan disampaikan oleh seorang pakar kedokteran di bidang informatika medis. “Kami, pada tanggal yang sama, juga akan meluncurkan ‘mobile library’ yang ditujukan terutama bagi kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini kurang memperoleh sentuhan pendidikan,” papar Eka.
Masih dalam rangkaian dies, USD akan menggelar pula konser amal guna menghimpun dana untuk beasiswa mahasiswa. “Untuk acara ini kami akan bekerjasama dengan Elizabeth University of Music, Tokyo, Jepang dan Institut Seni Indonesia, Yogyakarta,” tandas Eka. (rul)
CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan