Wow, 10 Mahasiswa Ini Selesaikan Tesis Di Luar Negeri

Joint Thesis: Sebanyak 10 mahasiswa PBI S2 UAD (baris depan) akan menyelesaikan tesis mereka melalui program 'Joint Thesis Supervision' di Usant Filipina selama tiga bulan ke depan.

Joint Thesis: Sebanyak 10 mahasiswa PBI S2 UAD (baris depan) akan menyelesaikan tesis mereka melalui program ‘Joint Thesis Supervision’ di Usant Filipina selama tiga bulan ke depan.

JOGJA – Terbukti mampu meningkatkan kemampuan sekaligus kualitas bahasa Inggris mahasiswanya, program studi PBI (Pendidikan Bahasa Inggris) Pascasarjana UAD (Universitas Ahmad Dahlan) Jogjakarta, kembali mengirim mahasiswa mereka ke Usant (University of Saint Anthony) Filipina untuk menyelesaikan tesis magister pendidikan mereka. Sebanyak 10 mahasiswa berangkat, Jumat (2/3), hingga tiga bulan ke depan.

“Ini sudah merupakan pengiriman kali keenam. Kami mengharapkan program joint thesis supervision dengan Usant Filipina ini terus berlanjut karena banyak manfaat yang bisa diambil oleh mahasiswa,” ujar Kepala Program Studi PBI Pascasarjana UAD, Dr RA Noer Doddy Irmawati MHum, pada acara penglepasan 10 mahasiswa tersebut, di kampus UAD, Jalan Kapas Jogjakarta, Kamis (1/3).

Menggembirakan sekaligus membanggakan karena 40 orang mahasiswa yang mengikuti program yang sama sebelumnya menjadi lebih meningkat kemampuan bahasa Inggris mereka. “Juga sangat berkualitas. Terbukti semuanya langsung mendapat pekerjaan yang baik. Sebagian besar langsung menjadi dosen,” papar Doddy kemudian.

Selain banyak manfaat yang bisa diperoleh, lanjut Doddy, para mahasiswa pun lebih cepat lulus. “Pembimbingan di Filipina memang efisien, efektif, dan profesional. Mahasiswa juga menjadi lebih terbiasa berbahasa Inggris sehingga begitu selesai menyelesaikan tesis, mereka berani presentasi menggunakan bahasa Inggris. Dengan bekal kemampuan berbahasa Inggris yang lebih baik, kepercayaan diri para mahasiswa pun meningkat tajam,” tandasnya.

Rektor UAD, Dr Kasiyarno MHum berpesan, agar para mahasiswa menjaga komitmen dan semangat belajar yang harus lebih keras. “Manfaatkan kesempatan baik ini. Praktikkan bahasa Inggris secara optimal selama di Filipina. Jalin pula kerjasama yang kompak satu sama lain di bidang studi maupun di luar studi,” ujarnya pada acara yang dihadiri pula oleh Wakil Rektor IV Prof Sarbiran itu.

Kendati kuliah di Jogjakarta, 10 mahasiswa yang akan menyelesaikan tesis di Filipina itu berasal dari berbagai daerah. Masing-masing Abas Oya asal Bima, NTB, Abdah (Palu, Sulteng), Ajid La Hanisi (Ternate, Maluku Utara), Atika Dwiyanti (Lampung), Defy Gustianing (Metro, Lampung), Dwi Indra Aprilliandari (Bangka), Ima Frafika Sari (Pacitan, Jatim), Jusman (Bone, Sulsel), M Saleh Ahalik (Bima, NTB), dan Prasetyawan Aji Sugiharto (Kebumen, Jateng).

Para mahasiswa yang merupakan hasil seleksi berdasarkan prestasi akademik, TOEFL, dan proposal penelitian itu diharapkan menyelesaikan tesis mereka pada 21 Mei 2018 mendatang. Turut mendampingi 10 mahasiswa tersebut, Dr RA Noer Doddy Irmawati MHum, Drs Surono MHum, dan Drs Akmal MHum MSc PhD. Selain sebagai realisasi kerjasama dengan Usant sejak 2014, program ini juga merupakan unggulan prodi PBI S2 UAD yang kini telah mengantongi akkreditasi ‘A’. (rul)

CopyRight @ Jurnal Jogja 2016 | Tentang Kami | Kontak Kami | Iklan