Cicoin Siap Ke Bursa Global

Cicoin Siap Ke Bursa Global

JOGJA – Mendapat pengakuan di Asia, dengan terdaftar di Jepang dan Korea, Cicoin siap listed di CMC (Cape Market Coin) London. Sekaligus mendapat pengakuan secara internasional dan siap diperdagangkan di bursa crypto asset global.

“Untuk memperoleh pengakuan internasional itu, semua persyaratan dan proses sudah kami lalui,” jelas pemilik PT CSV Pratama Group selaku miner Cicoin di Jogjakarta, Suswadi, kepada wartawan, di Jogjakarta, Sabtu (21/12).

Sekarang, ujar Suswadi kemudian, tinggal menanti hari-hari untuk listed. “Kira-kira awal tahun nanti selesai. Setelah itu, stakeholders kita siap bertransaksi di bursa internasional serta menjadi miliarder-miliarder baru.”

Cicoin merupakan Crypto Digital Asset dari Indonesia yang menggunakan teknologi Blockchain. “Ini merupakan terobosan baru di Indonesia, dalam dunia Crypto Digital Asset di bidang finansial,” papar Suswadi.

Baru mulai aktif 2018, saat ini stakeholders Cicoin sudah mencapai jutaan orang di seluruh Indonesia dan Asia. Khusus untuk Jogja, jumlah stakeholders mencapai sekitar 2.000 orang. Sedangkan nilai koinnya sudah mencapai Rp 4.440.000 per koin. Meningkat sangat pesat. Saat dirilis Juni 2018, di harga Rp 15.000 per koin.

“Kami bersyukur responnya luar biasa. Ini semakin memperkuat semangat untuk mengembangkan ekonomi kreatif bangsa, khususnya sektor UMKM. Kami ingin, lahir pengusaha-pengusaha baru di segala bidang dengan memanfaatkan teknologi terkini seperti cryptocurrency dan blockchain,” katanya.

Suswadi menambahkan, 1.000-an akun dipercayakan aktivitas penambangan atau mining coinnya di kantornya saat ini. Pun, sudah disiapkan fasilitas tambahan sehingga nantinya akan mampu menampung hingga 2.000-an akun baru.

Cicoin menggunakan teknologi blockchain yang transparan dan terdesentralisasi, sehingga tidak ada satu pihak pun yang mengatur atau mengendalikan, baik dari pemerintah maupun penciptanya sendiri. “Cicoin mengalami kenaikan harga berdasar banyaknya jumlah permintaan berbanding terbatasnya jumlah ketersediaan coin,” papar Suswadi kemudian. (rul)

Hosting Unlimited Indonesia

Share this post