Industri Animasi Dunia Lirik Animator Indonesia

Industri Animasi Dunia Lirik Animator Indonesia

JOGJA – Peluang profesi maupun bisnis di bidang animasi masih terbuka sangat lebar. Indonesia memiliki animator cukup andal dan kini industri animasi dunia pun mulai meliriknya. Industri dan bisnis animasi di Indonesia menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif yang paling berkembang sekarang ini.

“Puluhan orang animator asal Indonesia saat ini telah berkiprah di industri animasi kelas dunia. Menggembirakan karena mereka pun cukup berkualitas,” ungkap Hanitianto Joedo, usai pembukaan Festival Animpiade 2019, di gedung JEC (Jogja Expo Center), Jogjakarta, Jumat (11/10) petang.

Selaku Direktur Animpiade, Joedo pun mengemukakan, studio-studio besar tingkat dunia tak pernah melihat asal seorang animator. Yang terpenting memiliki kemampuan. Karena itu, animator asal Indonesia pun kini telah banyak yang terserap dan berkiprah di studio-studio besar di luar negeri.

“Yang saya tahu, sedikitnya ada sekitar enam puluh animator asal Indonesia yang kini berkiprah di studio-studio besar, yang tersebar di berbagai negara seperti Australia, Singapura, Kanada, dan lain-lain. Dan salah satu tujuan digelarnya Animpiade ini untuk mencari talenta-talenta yang ada agar mereka bisa mendunia,” tutur Joedo kemudian.

Animpiade tahun ini, jelas Joedo, merupakan penyelenggaraan kali ketiga. Sebelumnya pada 2015 dan 2017. “Melihat antusiasme industri animasi, para animator, maupun talenta-talenta yang berkeinginan masuk ke dunia animasi, kami merencanakan Animpiade akan dilaksanakan setahun sekali.”

Kepala Dinas Kominfo DIY, Roni Primanto Hari menyatakan, menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi tinggi terhadap Animpiade yang digelar hingga 13 Oktober 2019 itu. “Patut dilirik karena animasi membuka peluang pasar berbasis digital yang sangat besar.”

Gelaran Animpiade, imbuh Roni, pun patut dijadikan agenda tahunan unggulan sekaligus diharapkan mampu menjadi barometer di tingkat nasional. “Bagaimanapun Jogja memiliki potensi atau talenta sangat besar di bidang teknologi digital tersebut. Boleh dikata Jogja merupakan gudang anak-anak muda kreatif,” tandasnya.

Sedikitnya ada tujuh rangkaian acara yang bisa diikuti pada Animpiade 2019 ini. Meliputi talkshow, master class, kompetisi, pameran, klinik animasi, screening, dan job fair. “Hampir semuanya akan melibatkan animator-animator senior tanah air. Pun, tiga studio animasi besar, Kampoong Monster, Temotion, dan Studio Shoh Entertainment untuk job fair,” papar Joedo lebih jauh. (rul)

Hosting Unlimited Indonesia

Share this post