Kunjungan Kerja Komisi A Dana Is Dan Kelurahan Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Kunjungan Kerja Komisi A Dana Is Dan Kelurahan Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

JOGJA- Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan pembangunan di berbagai wilayah yang ada ,salah satunya ialah di Kecamatan Gondokusuman Jogja.

Kucuran dana Keistimewaan dan dana kelurahan yang ada diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan  warganya.

Dalam kunjungan kerja dalam daerah Komisi A DPRD DIY yang dipimpin oleh Ketuanya Eko Susanto, mengunjungi Kecamatan Gondokusuman Jogjakarta. pada Senin (16/3)

Dalam sambutannya Sekretaris Kecamatan Gondokusuman Suradi menyampaikan bahwa serapan dana Kelurahan yang ada di Kecamatan Gondokusuman telah berada diatas 90 persen sehingga target yakni dengan 352 941.000 dapat menyerap di  masing masing Kelurahan dapat tercapai.

,”Mudah mudahan  nanti dana Keistimewaan akan memperkuat pembangunan wilayah ,ujarnya di hadapan para anggota parlemen tersebut

Dia menambahkan bahwa Kecamatan Gondokusuman memiliki Lima kelurahan yakni kelurahan Kota Baru, Klitren, Demangan ,Baciro , Terban

Dalam kesempatan tersebut lurah kelurahan Demangan ,Sunu menjelaskan bahwa pihaknya kaget menerima dan mengelola dana sebesar 350 jutaan .

Terus terang kami kaget menerima dana kelurahan yang tahun kemarin diterima , karena kami belum berpengalaman dalam mengelola dana sehingga kami harus belajar lagi,ujar Sunu dari kelurahan Demangan.

Tetapi Alhamdulillah semua dapat terselesaikan dengan baik dan kesemuanya untuk peningkatan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat ,seperti pembangunan fisik dan peningkatan usaha warga dari beternak lele cendol serta kampung sayur ,tambahnya lagi.

Hal senada juga diungkapkan Supardi selaku lurah Kota Baru mengatakan bahwa walaupun Kota Baru terlihat sebagai kawasan yang mentereng dengan bangunan bangunan yang indah tetapi sebenarnya di Kelurahan Kota Baru masih ditemukan 83 warga penyandang masalah sosial.

Nah salah satu penggunaan dana kelurahan ini untuk meningkatkan kesejahteraan warga warga tersebut ,ujar Supardi.

Sementara Benny Suharsono selaku Paniradya Pati Keistimewaan menjelaskan bahwa penggunaan dana keistimewaan untuk kelurahan memang diharuskan sesuai dengan peruntukannya sehingga dan yang merupakan dana yang akan meningkatkan kesejahteraan akan mampu sesuai dengan fungsinya.

Besar kecilnya dana tersebut bergantung kepada program yang akan dilaksanakan sehingga program tersebut akan memiliki dampak bagi kesejahteraan warga Jogjakarta. Misalnya perencanaan kampung budaya serta lainnya dan sebaiknya ada pembahasan khusus mengenai rencana penggunaan Dana Keistimewaan dalam agenda Musrenbang sehingga akan terarah dan terprogram  ,ujar Benny.

Hal lain yang terungkap dalam kunjungan tersebut ialah diperlukan peningkatan SDM dalam mengelola dana yang masuk ke kelurahan , kekurangan personil yang trampil di setiap kelurahan juga menjadi bahan diskusi yang menarik

Oleh karena itu Komisi A DPRD DIY merekomendasikan bahwa secepatnya diadakan pelatihan atau bimbingan teknis kepada aparatur kelurahan untuk pengelolaan dana ,kemudian diperlukan pemetaan potensi wilayah untuk mengetahui dan membuat program yang tepat ,papar Eko Suwanto selaku ketua Komisi A DPRD DIY .

Selanjutnya Eko juga menekankan  bahwa kehadiran dana di kelurahan baik dana kelurahan maupun dana keistimewaan harus mampu menciptakan lapangan kerja ,sehingga geliat ekonomi akan terasa bagi warga masyarakat.

Kunjungan kali ini diikuti para anggota komisi A DPRD DIY yakni Eko Suwanto , Suwardi , KPH Purbodiningrat, Sutemas, Dwi Hery, Bambang Setyo, Hifni M Basic, Steven Handoko,  Noor Janah , dan Retno Sudaryanti (ijo)

Hosting Unlimited Indonesia

Share this post