Pemerintah Sumber Persoalan Pendidikan

Pemerintah Sumber Persoalan Pendidikan

JOGJA – Staf Ahli Mendikbud, Iwan Syahril, mengakui sumber persoalan pendidikan selama ini ternyata ada di pemerintah. Pembenahan secara holistik mulai diupayakan. Perlu perubahan pola pikir, meski tak semudah yang dikatakan.

“Mengutip perkataan Mendikbud, kita saat ini tak hanya harus berpikir out of the box tapi jika perlu harus berpikir no box,” tutur Iwan, di hadapan ratusan peserta Konferensi Sekolah Katolik Indonesia 2020, di Auditorium USD (Universitas Sanata Dharma) Jogjakarta, Jumat (10/1).

Setelah berpikir no box dengan menyingkirkan berbagai hambatan yang ada, lanjut Irwan, justru kemudian diketahui berbagai permasalahan pendidikan itu ada di kementerian pendidikan sendiri. “Ini yang sekarang sedang kita benahi. Tidak secara satu-satu, tapi secara holistik.”

Upaya pembenahan itu tentu tidak semudah yang dikatakan. Mengubah pola pikir pengajar dari yang berorientasi ke regulasi menjadi pembelajar, misalnya, sulit dalam praktiknya. “Semuanya perlu kerja bersama-sama. Harus gotong-royong,” tegas Iwan.

Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko, mengemukakan dunia saat ini sedang dilanda perubahan dan perubahan itu kunci kemajuan asal untuk kebaikan. “Di tengah fenomena tersebut, sekolah Katolik harus mampu meresponnya melalui kebijakan yang kreatif dan inovatif. Syukur bisa menjadi pengubah.”

Rektor USD, Drs J Eka Priyatma MSc PhD, menegaskan perubahan yang sedang terjadi di semua lini sekarang ini, terutama di dunia pendidikan, harus diterima. “Memang harus berubah karena otentisitas, kejujujuran, dan lain-lain sudah menjadi barang mahal di dunia pendidikan saat ini.”

Konferensi bertajuk Sekolah Katolik Unggul untuk Bangsa yang Bermartabat dan akan digelar hingga Minggu (12/1), menurut ketua panitia T Sarkim PhD, diharapkan menjadi forum insan pendidikan Katolik untuk belajar bersama, sharing, serta mendengarkan, agar kita memahami secara tepat situasi, tantangan, dan peluang-peluang yang terbuka.

“Dengan peserta berasal dari delapan ratus sekolah Katolik se Indonesia, konferensi pun diharapkan dapat merumuskan rencana aktivitas sinergis-kolaboratif yang akan dilakukan demi meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah Katolik,” papar Sarkim kemudian. (rul)

Hosting Unlimited Indonesia

Share this post