Turun Keluarga Penerima Jaminan dan Perlindungan Sosial

Turun Keluarga Penerima Jaminan dan Perlindungan Sosial

JOGJA – Berdasarkan pendataan tahun 2019, keluarga sasaran penerima jaminan dan perlindungan sosial untuk tahun 2020 di kota Jogjakarta mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Penurunan tersebut tidak identik dengan penurunan warga maskin di kota Jogjakarta.

“Sasaran jaminan dan perlindungan sosial itu lebih bersifat program. Penerimanya bisa jadi bukan warga miskin,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Jogjakarta, Agus Sudrajat, di balaikota setempat, Kamis (9/1).

Program yang dimaksud, bisa berupa pelatihan maupun pendampingan terhadap kelompok usaha bersama (KUBE). “Dengan demikian, jika ada penurunan jumlah keluarga sasaran, itu lebih mencerminkan keberhasilan program yang dilaksanakan sebelumnya,” jelas Agus.

Jumlah KSJPS (Keluarga Sasaran Jaminan dan perlindungan Sosial) yang didata pada 2019 sebanyak 20.286 KK (Kepala Keluarga) pemegang KMS (Kartu Menuju Sejahtera) dengan rincian data KSJPS 2018 sebanyak 15.282 KK dan usulan dari masyarakat setempat sebanyak 5.004 KK.

Setelah melalui verifikasi, yang memenuhi parameter KSJPS tahun 2019 sebanyak 14.359 KK dengan jumlah penduduk 45.725 jiwa. “Menilik data tersebut, ada penurunan jumlah KSJPS dibandingkan tahun sebelumnya,” papar Agus lebih jauh.

Tren KSJPS sejak 2017 memang terus mengalami penurunan. Pada 2017 tercatat sebanyak 17.253 KK. Tahun 2018 ada 15.282 KK atau turun sebesar 11,42 persen. Tahun 2019 turun lagi menjadi sebanyak 14.359 atau turun 6,04 persen dibandingkan tahun 2018.

“Sekali lagi, penurunan persentase tersebut tidak identik dengan penurunan jumlah warga miskin. Tetapi, lebih sebagai indikator berhasil tidaknya program pemberdayaan yang kita lakukan tahun sebelumnya,” tegas Agus.

Guna memberikan kemudahan bagi KUBE untuk mengakses permodalan dari bank, dinas sosial telah melakukan negosiasi dengan Bank Jogja dan Bank BPD. “Kami pasang badan sebagai penjamin. Untuk Bank Jogja sudah sepakat. Tapi, belum untuk Bank BPD,” tutur Agus kemudian. (rul)

Hosting Unlimited Indonesia

Share this post